XMPlay, Alternative Untuk Winamp
Semenjak pertama kali saya bisa mengoperasikan komputer, Winamp hampir selalu hadir dalam setiap komputer yang pernah saya lihat. Hal itu bisa dimaklumi, Winamp populer karena kualitasnya yang hebat sebagai audio player.
Di seberang kepopuleran Winamp terdapat sebuah audio player lain yang sebenarnya tidak kalah hebat dalam memutar audio files. XMPlay pertama kali dirilis tahun 1998 dan mampu memutar beberapa format audio file seperti OGG / MP3 / MP2 / MP1 / WMA / WAV / CDA / MO3 / IT / XM / S3M / MTM / MOD / UMX audio formats, and PLS / M3U / ASX / WAX playlists

Fitur yang disediakan XMPlay tidak jauh berbeda dengan Winamp yaitu skins, equalizer, library, playlist, internet streaming, visualization, arhieve plugin dll. XMPlay merupakan software gratis.
Berbeda dengan Winamp, XMPlay adalah software portable (no installation) dan memakan sedikit memory. Yang perlu kita lakukan hanyalah download, unzip, dan mainkan. Untuk pemakaian pada PC lama (mis.: Pentium-II), XMPlay sepertinya menjadi pilihan menarik. Edisi terbaru audio player ini dirilis beberapa bulan lalu yaitu XMPlay 3.4.2.
Ukuran file dari XMPlay 3.4.2 (edisi terbaru) terbilang kecil, yaitu sekitar 304 kb dengan plugin standar. Bandingkan dengan ukuran file Winamp 5.35 (edisi terbaru) yang bisa mencapai 6.08 MB. Namun begitu, ukuran file Winamp yang besar pastilah diimbangi dengan fitur atau fasilitas yang lebih lengkap.






  


By rumputsawah, September 6, 2007 @ 7:57 am
Ya pertama kali aku tahu xmplay ketika nyari -nyari souce code buat mp3 player sendiri pake delphi, nah aku saat itu ketemu ama situs un4seen.com, mulanya aku download bass.dll nya, tapi aku lihat juga ada playernya sekalian jadi aku mulai kenal dengan Xmplay, kinerjanya membutuhkan memori minimal jadi pas di pake ke komp. yang yang terlalu tinggi kaya komp. ku, terus banyak skin dan plugin serta yang paling penting adalah gratis. Dan sebagai referensi untuk mp3 player yang memerlukan memori kecil bisa dicoba pake apollo atau dbPowerAmp
By sigid, September 6, 2007 @ 8:42 am
Apollo sepertinya sudah discontinued ya, tapi dbPowerAmp sepertinya menarik untuk dicoba.
By patul, January 7, 2008 @ 4:40 pm
Saya kok sudah meninggalkan WinAmp sejak lama.. Foobar2000!!!
By sigid, January 14, 2008 @ 3:56 pm
He he, that Famous Foobar niku njih mas …
Saya belum pernah coba je, jadi pengin coba.
By kang dede, January 22, 2010 @ 2:22 pm
pengen nulis media player, jadi banyak referensi nih…trims ya
By download from xnxx, April 10, 2010 @ 3:58 am
Interesting content. Bookmarked for future referrence